Minggu, Oktober 26, 2008

GaLau...

perasaan ini,,,apa namanya,,,kutakut untuk menyebut apa namanya,,,bukan karena kutakut salah,,,tetapi kutakut benar apa yang kurasa,,,pedih yang menghujam di sanubariku,,,hancurkan keyakinan yang menjadi kekuatanku,,,aku jatuh lagi,,,sekali lagi jatuh,,,untuk sekian kali,,,namun kali ini ku GALAU

aku galau...
galau karna ada sedikit bahagia hari ini
hingga hanya mampu memberi sedikit senyum
namun memberi banyak lara
galau karna sedihku
sepiku
laraku
sesalku
dan banyak lagi yang lain
semua hanya bisa kupendam
karna aku tak sanggup mengungkapkannya satu-satu
pun demikian secara sekaligus
tak mampu menangis
apalagi tertawa

embun di pagi buta,,,menebarkan bau basah,,,detik demi detik kuhitung,,,kinikah saat kupergi,,,oh Tuhan kucinta dia,,,berikanlah aku hidup,,,takkan kusakiti dia,,,hukum aku bila terjadi,,,aku tak mudah untuk mencintai,,,aku tak mudah mengaku kucinta,,,aku tak mudah,,,mengatakan aku jatuh cinta,,,senandungku hanya untuk cinta,,,tirakatku hanya untuk engkau,,,tiada dusta sumpah kucinta sampai kumenutup mata...

Jumat, Oktober 17, 2008

cRoYez-VouS...??!

Percayakah???
Pada semua yang tak nampak? Yang tak sanggup ditafsirkan dengan kata-kata... Yang tak tertangkap oleh pandangan mata telanjang...
Kenapa aku harus mengalaminya berurutan?? Seolah hari ini adalah lanjutan cerita pada halaman sebelumnya. Memang,,,menurutku tiap waktu yang kita lalui pastilah lanjutan dari cerita sebelumnya. Mungkin pula bisa menjadi akibat dari apa yang pernah terjadi. Tapi tetap saja bagiku tiap waktu yang kita lalui haruslah berbeda dengan cerita sebelumnya. Meski hidup tak kan pernah berakhir, karna segalanya serba berkesinambungan. Hidup terus berjalan dan tak kan pernah berhenti,,,bahkan ketika kita telah meninggalkan dunia yang fana ini,,,kita tetap harus melewati hidup yang abadi di akhirat sana. Bukan berhenti begitu saja di dalam liang kubur.
Aku nyaris gila.... Pada hidup yang tak bisa ku tebak kelanjutannya. Yang penuh misteri, kejutan, dan TAK TERDUGA.
Hanyalah kita yang harus SIAP pada segala apa pun yang mungkin akan menimpa kita. Sayang,,,beberapa hari ini aku belum terlalu siap untuk menghadapi semua itu secara tiba-tiba. Yang ku tau,,,sepertinya Tuhan sedang mengujiku,,,serta orang-orang di sekitarku,,,dengan segala tentangku.
Kalau begini terus,,,kapan aku bisa menjadi SANG DEWASA yang BERDIRI SENDIRI dengan TEGARnya??? Aku diuji oleh-Nya,,,agar aku lebih kuat,,,agar aku lebih terbiasa,,,agar aku bisa menguasai emosi dan segala perasaan.... Bukan untuk membuatku dikendalikan oleh emosi dan perasaan itu. Tapi akulah SANG PENGENDALI diriku yang sesungguhnya....

Kenapa aku masih butuh dituntun??? Sementara aku punya segalanya dengan sempurna. Dua mata untuk melihat segala fenomena untuk ku pelajari. Dua telinga untuk mendengar segala perkataan untuk kita telaah. Satu mulut untuk mengungkap sedikit dari banyak yang tersimpan dalam pikiran dan hati kita. Dua tangan untuk menuntun orang-orang sekitar kita dan memeluk mereka sebagai perlindungan dari kita, bukan untuk dituntun. Dua kaki untuk berdiri sendiri dan melangkah dengan pasti.

huff....
sekali lagi... aku lelah,penat,dan capek,,,